Happy Anniversary, Cinta!
Cempluk membuka pintu kamarnya dengan tergesa, lalu menutupnya dengan keras setelah dia di dalamnya. Membanting tubuhnya di atas kasur, dan menangis terisak dengan wajah terbenam di bantal. Sontak pintu-pintu kamar di sekitar kamar itu terbuka hampir bersamaan, neberapa kepala tersembul dari dalamnya, saling berpandangan satu dengan lainnya. "Ada apa?." tanya Cipluk penghuni kamar 17, dia bertanya kepada Ciput penghuni kamar nomor 19, yang bersebelahan dengan kamar 21, kamarnya Cempluk. Ciput keluar dari kamarnya, perlahan mendekati kamar Cempluk. Kemudian, dengan hati-hati mengetuk pintu kamar itu. "Pluk! Cempluk! Kamu kenapa?" tanya Ciput agak terbata, karena dari balik pintu dia mendengar isakan. "Pluk, buka pintunya sebentar dong. Kamu baik-baik saja, kan?" "Iya Put, aku baik-baik saja.Tinggalkan aku sendiri. Aku hanya ingin sendiri saja." terdengar jawaban Cempluk dari dalam kamar, suaranya tetdengar serak dan berat. Ciput pun tanpa sad...