Antara Cinta, Cemburu dan Kesetiaan
Suatu sore yang cerah, Tari dan Sudharmono duduk di teras rumah duda 50 tahunan itu, menatap pohon rindang dan berpuluh macam bunga di halaman belakang. 'Pak Dar, kita sudah bersama begitu lama, ya?" ucap gadis cantik berambut sepinggang itu, senyumnya memancarkan kehangatan. Sudharmono tersenyum mengangguk, "Benar, Sudah puluhan tahun kita menjadi tetangga, bahkan bersama mengalami segala suka dan duka kehidupan ini." "Tapi ada sesuatu yang selalu mengganjal di hatiku, ini" ucap Tari dengan wajah serius, Sudharmono menatapnya penuh perhatian. "Jangan ragu untuk berbicara, Tari. Kita ini sudah seperti keluarga sendiri," jawab Sudharmono lembut. Gadis cantik berkulit putih itu menghela nafas, "Sudah sepuluh tahun sejak perasaanku padamu tumbuh, Pak Dar. Tapi aku tidak bisa menyembunyikannya lagi. Bersamamu aku merasa lebih dari sekadar anak tetangga. Dekapanmu, pelukanmu, elusanmu di pipiku, dan belaian mesramu di rambutku, aku merasakan buka...